Perhatian: Jika kamu scroll sampai paling bawah, total gambar akan memakan 35 mb.
Part ini membahas satu hari di Chongqing(Hari ke tujuh). Kemudian berangkat ke Chengdu menginap dua hari sebelum akhirnya pulang.
Hari ke tujuh (Tujuan: Pasar dan Hongyadong)
Sama seperti hari sebelumnya, kami sarapan mie bersama di tempat yang sama, lalu kami ke pasar di hari ke empat untuk beli oleh-oleh, disini saya pisah jalan sendiri karena mereka lumayan lambat, terakhir saya ada beli satu barang antik yang cair.






Kami pun lebih banyak menghabiskan waktu untuk beristirahat sambil menunggu yang lain. Kami juga sempat berpisah karena mereka ada yang buka PO dan harus kembali ke pasar yang sebelumnya, jadi kami tidak ikut mereka. Karena Kami masih mau pergi ke tujuan baru/pasar yang lain.



Sebenarnya saya juga cukup pusing karena banyak sekali mall dan pasar di sana mungkin ada kebalik kebalik di ingatan saya, tetapi kalau seingat saya pada sore itu kami ke mall di dekat hari pertama menginap kembali buat makan malam, sebelum akhirnya memutuskan untuk ke Hongyadong.



Setelah selesai makan, baru kami ke Hongyadong, asli ramainya minta ampun, ini buktinya:




Di dalam Hongyadong itu ada 9 atau 11 lantai lupa saya, tapi emang tinggi juga, liftnya juga selalu full, dan didalam banyak sekali toko khusus untuk rias orang. Sehabis dari sana, kami pun balik ke hotel dan istirahat.
Hari ke delapan (Tujuan: Vihara, Chongqing -> Chengdu, 3D)
Kami mencoba untuk lebih cepat bangun supaya sempat pergi ke sebuah vihara dan makan di sekitar sana, sebelum ke stasiun MRT untuk pergi ke Chengdu. Ini view viharanya:



Sebenarnya tempatnya bagus, cuman saya baru sadar di rekaman dan photo banyak orangnya nutupin, dan saya juga gak tampilkan patung karena ketika disana patungnya lumayan sangar, jadi saya gaberani foto hehe.
Setelah itu, kami makan terlebih dahulu, baru kami berkumpul untuk naik MRT lebih kurang 1 jam setengah untuk perjalanan kalau ditambah antri itu lebih kurang 2 jam lebih. Suasana di kota Chengdu asli beda jauh si, dan lebih santai dan gak padat dibanding di Chongqing. Kekurangannya cuman di kotanya gak se-mewah di Chongqing tapi untuk hal lainnya “So Far So Good”.



Keluar dari Stasiun itu kami melihat hampir semua taksi hijau, dan sepanjang perjalan banyak sekali orang naik sepeda. Kami pun naik Taksi itu menuju ke apartemen. Sepanjang perjalanan, ada sangat banyak apartemen tinggi, mirip dengan di Chongqing, Orang-orang di Chengdu juga rata-rata tinggal di apartemen, mungkin karena sangking padatnya penduduk, jadi ketersediaan rumah juga sedikit.


Yang benar-benar buat saya terkejut disini adalah sepeda ada dimana-mana, dan banyak juga yang mengendarainya (tidak saya foto), saya sempat scan sekali sepedanya dan gitu tulisannya, saya gak daftar jadi gak tahu harga aslinya, cuman kalau menurut sumber di google sih cuman 1 – 2 ¥ RMB untuk 15-30 menit tergantung sepeda. Dan itu aku gatau kenapa tulisannya use the car.
Apartemen untuk 2 hari di chengdu ini juga sangat mewah dan luas, benar-benar serasa seperti rumah sendiri, karena ada ruang untuk masak, dan ruang tamu juga. Saya gak tahu harganya tapi dengar-dengar lebih kurang satu jutaan per malam, sedikit lebih murah daripada harga hotel pada hari ke 5-7 di Chongqing. Pada gambar di bawah itu tirainya bisa dibuka full dan nampak view kota, nanti saya lampirkan di bawah.


Jujur untuk makanan saya sedikit lebih suka yang di chengdu soalnya makanan di chongqing sedikit lebih hambar, untuk suasana dan kenyamanan juga lebih suka yang di Chengdu karena sedikit lebih sejuk dan enggak padat seperti di Chongqing.
Banyakan orang yang jualan disini ada unsur pandanya jadi gak heran kenapa disebut sebagai kota Panda. Singkatnya setelah check-in apartement, kami pun keluar lagi untuk cari makan, sekaligus malamnya ke tempat layar 3D yang sangat besar. Oh ya sebelumnya kami sempat beli es krim mixue, rupanya disana harganya cuman 2 ¥ RMB.




Untuk animasinya itu ada beberapa, mungkin 6 atau 7, ditambah beberapa iklan. yang paling banyak ditunggu itu yang teks “Welcome to Chengdu” sih. Untuk satu animasinya itu lebih kurang 30 detik – 1 menit. dan pada pukul 10 lewat 30 menit, orang-orang yang jualan perhiasan/boneka panda pun akan langsung pergi dan juga layar 3D-nya langsung mati. Sehabis dari situ baru kami balik ke apartemen untuk beristirahat.
Hari ke Sembilan (Tujuan: Mencari Panda dan pergi ke Mall)
Jam 6 lewat 30 pagi sudah harus bangun dan siap-siap, pukul 7 sudah harus selesai dan berangkat untuk mencari pergi ke Chengdu Research Base of Giant Panda Breeding. Benar-benar ketika pagi antriannya sudah panjang, kami sempat ditahan karena katanya ticket yang kami beli dari Aplikasi blibli kalau gak salah, katanya gak bisa, jadi kami ditahan diluar bentar, cari ke support terdekat disana, beberapa saat baru bisa.




Jadi di ketika di dalam itu jujur agak sedikit kecewa karena banyak pandanya yang masih disembunyikan, mungkin lagi tidur atau waktunya gak tepat, jadi hanya bisa lihat panda yang terletak di paling awal satu doang, lalu setelah keliling jauh nampak red panda juga beberapa. tapi untuk pandanya benar-benar hanya satu yang kelihatan, ada juga mereka buka antrian khusus untuk liat anak panda tapi ketika kami tiba disana sudah ditutup antriannya karena sudah terlalu banyak orang. Jadi lebih ke keliling-keliling hutan disana saja:3



Setelah beberapa jam disana, kami pun keluar dan pergi ke pasar, lumayan unik si karena banyak antik-antik lucu. Habis itu kami naik taksi, ini lumayan aneh si, jadi supir taksinya itu kayak rada-rada bohong, dia antar kami sedikit jadi lebih jauh dari tempat tujuan kami, dia beralasan bahwa jalannya ditutup, padahal pas kami cek ga ada, cuman supirnya ini turunkan kami dijalan, katanya gak usah bayar, tapi tante langsung scan barcode dan kasih tip dulu sebelum kami turun, habis itu baru kami pesan ulang.
Nah tempat tujuan berikutnya ini adalah market yang lumayan terjangkau, beberapa barang-barang disana juga besar dan lucu. ini misalnya:




Selepas dari sana, kami pergi ke restoran hotpot, antriannya sejam juga untuk makan, habis itu malamnya baru pergi ke mall untuk jalan-jalan sebentar sebelum balik apartemen. Mall yang kami kunjungi malam itu banyak yang cosplay anime. Satu-satunya tempat saya lihat cosplayer anime ya disini.




Setelah itu kami pun balik ke apartemen dan beristirahat.
Hari ke sepuluh (Tujuan: Taman, Mall, dan Bandara)
Sekilas perbedaan view di pagi dan malam hari.


Setelah bangun, kami pun barengan pergi ke tempat semacam taman tapi banyak orang jualan makanan juga, seperti food court dalam taman, kami pun makan disana dan duduk santai. Di sana juga ada sebuah tempat dimana orang-orang taruh kertas (Biru = dari laki-laki, Pink = dari Perempuan). Jadi semacam mencari jodoh, mereka memasang kertas itu berikut dengan sedikit keterangan mereka, nomor telepon/social media mereka, dan beberapa keahlian mereka (Rata-rata dari tahun 1970-1999).




Setelah dari sana, kami ke Go Go Ego Mall, banyak loh orang orang douyin mungkin, intinya banyak cewek cantik foto disini, desain mall-nya juga unik, kita bisa naik tanpa harus naik eskalator/elevator karena jalannya mereng ke atas, karena itu juga sudah hari terakhir jadi kami mencoba nikmati sepuasnya tempat itu serta mall-mall disekitaran sana, intinya mall dan toko disana berdekatan semua.
Aku masih ingat juga ada sebuah toko yang mana jual semacam pie, daging, almond, rumput laut, dan makanan ringan lainnya, disana ada dikasih tester per produknya, saya coba satu-satu ada beberapa makan lebih karena enak hehe, selama mereka ada beli jadi mah gak segan 😀 ini fotonya:

Setelah keluar dari sana kami ke mall untuk beli makanan, dan disini benar-benar sangat murah, mereka semacam jual harga grosir, harga minum di toko saja sudah 2 ¥ RMB, tapi didalam cuman 0.8 ¥ RMB, bahkan ada juga jual semacam patung yang sering dilihat di miniso yang harganya 80-100k rupiah, disana cuman 19-25 ¥ RMB mereka juga sertakan harga asli yang dicoret sih, dan harga aslinya yang dicoret juga memang sekitaran 100k – 120k kalau dirupiahkan. intinya kami beli beberapa tapi gabisa banyak karena koper sudah sangat penuh.



Jujur ini toko termurah sih selama aku disana, dan malah letaknya di dalam mall, di tempat ujung yang sulit dijangkau/jarang diketahui orang selain minuman banyak snack juga seperti indomaret/7 eleven gitu.
Setelah dari sana baru kami, kami mampir ke pasar dulu, untuk beli oleh-oleh sekalian aku mau beli boneka hehe.

balik ke apartemen untuk makan malam sekaligus perpisahan, karena beberapa dari mereka ada yang masih 10 hari baru pulang. setelah packaging koper dan makan malam, baru kami bersiap-siap untuk ke bandara, sedih sih karena belum tentu balik lagi, ditambah pas itu saya sedikit takut naik pesawat karena perjalanan 4 jam 30 menit baru sampai itu pun masih transit ke Kuala Lumpur.
Perjalanan ke bandara itu sekitar 2 jam baru sampai, dengan kondisi jalan sepi dan gelap, (itu kami sudah sempat cekcok dengan supir karena masalah harga) terakhir bayar lebih kurang 86 ¥ RMB karena emang jauh dan masuk bandara juga harus bayar. Bandara kami berangkatnya jam 2 lewat 30 menit pagi aku yang sulit tidur + takut naik pesawat sudah pasti begadang setengah ngantuk. Tapi syukurlah bisa balik dengan aman dan lancar hehe.



That’s all my story, Thank you.
“Semua orang suka menunda, termasuk saya. Tapi saya percaya meluangkan sedikit waktu setiap harinya untuk membuat sesuatu yang bahkan tidak pernah orang lain lihat/sadari, tetap akan memberi dampak positif untuk kedepannya”