Pada tahun 2021, saat usia saya 18 tahun (2021), saya mulai membangun website kasekiru ini.
Di masa itu, ada seseorang yang cukup dekat dengan saya sering memanggil saya dengan sebutan “fosil”, menurutnya siapapun yang usianya diatas 17 sudahlah tua.
Julukan tersebut awalnya hanya candaan, tetapi lama-kelamaan justru melekat.
Di saat yang sama, saya juga belum menemukan nama yang benar-benar mewakili diri saya sebagai identitas atau branding personal. Saya mencoba banyak nama, satu per satu, mencocokkan rasa dan maknanya. Namun, sebagian besar sudah digunakan orang lain.
Akhirnya, saya kembali ke kata “fosil”, dan mulai mencarinya dalam bahasa lain.
Di sinilah saya menemukan kata kaseki (化石) dalam bahasa Jepang, yang berarti fosil.
Saya kemudian mempertimbangkan panjang nama. Saat itu, banyak username dan nama brand berada di kisaran 6–8 huruf. Menurut saya, nama tidak harus sangat pendek—asal tidak terlalu panjang dan masih mudah diingat. Dari situlah saya menambahkan satu suku kata, “ru”, sebagai elemen bunyi untuk melengkapi nama tersebut.
Maka lahirlah nama Kasekiru.


Bagi orang Indonesia, nama ini bisa diingat dengan cara membaginya menjadi:
ka ki | se ru
Bukan bermaksud aneh atau dibuat-buat, melainkan sebagai salah satu cara sederhana agar nama ini lebih mudah diingat.
Kasekiru pada akhirnya menjadi ruang bagi saya—tempat menyimpan pemikiran, pengalaman, dan jejak waktu.
Seperti fosil, ia mungkin lahir dari masa lalu, tetapi tetap ada hingga di masa kini.
Kasekiru adalah website personal yang saya buat sebagai tempat menulis, menyimpan ide, dan mencoba hal-hal baru. Sederhananya, ini adalah ruang kecil milik saya sendiri di internet (´∀`).
Tidak ada target besar, tidak ada janji muluk. Website ini dibuat pelan-pelan, mengikuti apa yang sedang saya pelajari dan pikirkan dari saat itu dan masih berlanjut hingga sekarang.
Kenapa Kasekiru Dibuat?
Awalnya, saya cuma ingin punya tempat menulis yang bebas. Tidak dikejar algoritma, tidak harus viral, dan tidak perlu terlihat “sempurna”. Tetapi dapat dilihat oleh banyak orang.
Dari situ, Kasekiru mulai berkembang:
- dari sekadar halaman tulisan,
- jadi tempat eksperimen kecil (misalnya belajar SEO),
- sampai akhirnya punya beberapa fitur sederhana yang sering saya pakai sendiri.
Bisa dibilang, ini adalah catatan perjalanan pribadi yang bisa dibaca orang lain ( ̄▽ ̄).
Apa Saja yang Ada di Kasekiru?
Isi website ini cukup beragam, tapi semuanya punya satu benang merah: dibuat karena kebutuhan dan rasa penasaran.
✍️ Blog & Library
Berisi artikel reflektif, pengalaman pribadi, dan pemikiran ringan. Kadang serius, kadang santai, kadang cuma curhatan yang ditata rapi.
🛠️ Tools Sederhana
Beberapa fitur di Kasekiru saya buat karena kebutuhan pribadi, seperti:
- OCR untuk membaca teks dari gambar
- To-Do List untuk mencatat tugas harian
Tools ini sederhana, tapi saya harap bisa membantu orang lain juga. dan masih ada banyak lainnya.
📁 Portofolio
Kasekiru juga menjadi tempat saya mengumpulkan dan menampilkan karya atau proyek yang pernah saya kerjakan, baik di bidang tulisan maupun hal teknis lainnya. Bagian ini jadi arsip karya dan proyek yang pernah saya kerjakan. Tidak banyak gaya, tapi jujur menunjukkan proses.
Tujuan Kasekiru
Kasekiru tidak punya misi muluk. Tujuan utamanya sederhana:
- Menjadi ruang belajar dan bereksperimen
- Menjadi arsip pemikiran dan perjalanan pribadi
- Berbagi hal kecil yang mungkin bermanfaat bagi orang lain
Saya tidak mengklaim semua konten disini selalu benar atau paling tepat. Sebagian besar adalah hasil pengalaman dan sudut pandang pribadi saya. Isinya juga mungkin belum rapi, tapi semuanya dibuat dengan niat tulus dan rasa ingin berbagi (ง •̀_•́)ง. Anyways, saya juga ada buat satu page versi perpustakaannya lho: https://blog.kasekiru.com/library. Page ini adalah kumpulan semua Artikel di website ini.
Cocok untuk Siapa?
Kasekiru cocok untuk kamu yang:
- Suka membaca blog personal
- Tertarik dengan tulisan reflektif, desain unik, dan eksperimen kecil
- Mencari tools sederhana tanpa ribet (kemungkinan super kecil sih)
- Atau sekadar ingin mampir dan membaca sesuatu yang ringan
- Atau yang paling “MUNGKIN” salah tekan? (O o O”)
Dualitas — Filosofi di Balik Nama “Kasekiru“
- Makna Terang: Fosil yang ditemukan, dipajang didalam museum, dikenal oleh khalayak ramai.
- Makna Gelap: Tidak semua Fosil akan ditemukan, banyak yang masih terkubur.
Masa depan dari personal branding masih panjang, baik no 1 maupun no 2, salah satu akan terjadi, sebagai Main Character (karena cuman bisa melihat dari pov saya sendiri), maka saya hanya bisa mengusahakan yang terbaik.
Penutup
Kasekiru akan terus berubah dan berkembang. Isinya mungkin tidak selalu rapi, tapi semuanya dibuat dengan niat jujur: berbagi, belajar, bertumbuh pelan-pelan, dan tertulis apa adanya. and sementara supaya ada nama yang lebih jelasnya saya pakai ini dlu deh: かせきる hasil terjemahannya juga gak buruk hehe ✌.
Terima kasih sudah mampir ke sini (。•̀ᴗ-)✧.
Semoga ada satu dua hal di sini yang bisa kamu bawa jalan-jalan.